Hari-hariku

Sabtu, 06 Juli 2013

Menjadi renta, haruskah aku takut?

Beragam kisah tentang kerentaan usia manusia selalu kubaca. Ahh..seperti harus mengucilkan nyali untuk berani menjadi tua, lebih tepatnya: sangat tua.

Jompo. Bukan keriput yang kutakutkan karenanya. Bukan juga rambut memutih yang menambah semarak ketuaan dikepalaku. 

Aku takut menjadi beban. Takut menyusahkan sekelilingku. Sangat takut ketika kemandirian itu harus pergi dari diriku.

Ada yang bilang menjadi tua seperti  selayaknya menjadi bayi kembali. Oh, sungguhkah? Pasti akan menjadi sangat merepotkan. Bergidik! Bergetar kurasa setiap kali kubaca kisah tentang mereka yang tua. Kebanyakan merasa terbuang dan bahkan benar-benar terbuang dari keluarganya, dagingnya sendiri.  Tapi aku percaya seyakin-yakinnya, kelak Jani dan Joan tidak akan memperlakukan aku seperti itu :)

Tapi  dari dalam hatiku yang terdalam, kelak jika aku menua, sangat tak ingin aku menjadi resah yang mengungkung setiap jiwa yang ada didekatku. 

Ah Tuhan...maaf bila aku meminta Engkau panggil sebelum usiaku sangat renta dan sebelum aku menjadi kesusahan..Entah, apakah inginku ini dosa. Maaf.

Bahwa sesungguhnya usia adalah anugrah terbesar dari Tuhan. Dan sewajibnya menjadi syukur bagi tiap insan. Tentu aku juga. Semoga aku bisa menjalani perjalanan usiaku, dengan selalu mengandalkan keberserahanku pada Pemilik Kehidupanku. Amin.


1 komentar:

  1. Semoga tulisan ini kelak terbaca oleh Jani dan Joan. Love you, nak :)

    BalasHapus