Hari-hariku

Kamis, 11 Juli 2013

7 cara memasak yang benar

Menyangkut hal konsumsi memang tak bisa sembarangan. Karena dari sanalah berbagai kandungan gizi yang penting untuk tubuh didapat. Namun jika cara memasaknya salah maka sama juga, kamu hanya memakan ampasnya karena vitaminnya telah rusak. Untuk mengatasi hal tersebut, berikut solusinya, 7 cara memasak yang benar sehingga tetap sehat : 1. Menggunakan microwave Memasak dengan microwave mungkin yang paling sehat karena waktu memasaknya singkat sehingga kerusakan nutrisi lebih sedikit. Bahan makanan yang dimasak dengan microwave memang bisa menjadi kering, tetapi hal ini bisa dicegah dengan menambahkan sedikit air sebelum dipanaskan. Pastikan pula Anda menggunakan tempat makanan khusus untuk microwave. 2. Merebus Untuk merebus sayur anda hanya perlu menambahkan air dan sedikit garam. Namun jangan merebus denan suhu yang tinggi dan jumlah air yang banyak agar vitamin pada sayuran yang direbus tak larut. Sayur yang baik jika dimsaka dengan direbus adalah wortel, brokoli, atau zucchini (sayuran mirip mentimun hijau). 3. Mengukus Hampir semua jenis bahan makanan, mulai dari sayuran sampai ikan cocok dikukus. Dengan metode memasak ini rasa asli dan nutrisi makanan tetap terjaga. Tanpa larut di air vitaminnya pun masuh utuh didalam sayur. 4. Merebus dengan sedikit air Merebus dengan sedikit air (poaching) adalah cara yang direkomendasikan untuk makanan seperti ikan, telur, atau buah. 5. Membakar Pembakaran adalah cara yang dianjurkan untuk memasak daging yang dipotong, seperti sate. Untuk sayur sendiri tidak semua bisa terasa enak karena efek bau terbakar. 6. Memanggang Memanggang adalah cara yang dianjurkan untuk mendapatkan rasa daging yang tetap segar dan empuk. Tetapi beberapa riset menyebutkan cara memasak ini bisa meningkatkan risiko kanker pankreas dan kanker payduara. Memanggang di suhu tinggi akan menghasilkan reaksi kimia antara lemak dan protein dalam daging sehingga menghasilkan toksin yang akan merusak keseimbangan antioksidan dalam tubuh. Hal ini diketahui akan memicu diabetes dan penyakit kardiovaskular. 7. Menumis Metode pemasakan ini hanya memerlukan sedikit minyak. Hampir sebagian besar bahan pangan cocok dimasak dengan cara ini. Menumis juga tak perlu terlalu lama, masukan sayur jika minyak sudah panas dan tiriskan sayur jika sudah layu jangan menunggu hingga matang karena kandungan gizinya sudah minim. 8. Tidak dimasak Pola makan makanan mentah (raw food) atau kerab disebut lalapan sedang populer belakangan ini. Tinggal mencuci bersih sayur atau buah, dan langsung dimakan vitamin akan langsung terserap tubuh tanpa diproses apapun (fresh).

Read more http://www.infospesial.net/23656/7-cara-memasak-yang-benar-sehat/
Makanan yang sehat dan bergizi memang sangat dibutuhkan oleh tubuh, tapi makanan tersebut akan jadi tidak berguna jika cara memasaknya salah. Sama saja anda seperti hanya memakan ampasnya saja karena vitaminnya telah rusak. Jika demikian bagaimana cara memasak yang benar? 

1. Baking- Proses memanggang yang benar adalah taruh makanan dalam panci atau piring dan masukkan dalam oven. Pada proses pemanggangan umumnya tidak dibutuhkan penambahan minyak.

2. Braising- Rendam makanan dalam bumbu terlebih dahulu, tambahkan sedikit air, masak dengan api kecil dalam keadaan tertutup.

3. Grilling dan broiling- Grilling: taruh makanan di rak grill di atas api, untuk makanan yang kecil gunakan foil. Broiling: taruh makanan di rak broil dibawah api. Dengan cara tersebut lemak dapat menetes dari makanan.

4. Poaching- Didihkan terlebih dahulu bumbu dalam air atau kaldu dengan menggunakan api kecil, setelah itu masukkan makanan, biarkan sampai makanan matang. Gunakan panci tertutup yang sesuai dengan ukuran makanan.

5. Roasting- Proses roasting sama seperti baking tapi suhu yang digunakan lebih tinggi.

6. Sauteing- Jika menumis dengan wajan anti lengket yang baik maka anda dapat memasak tanpa minyak.

7. Steaming- Mengukus adalah proses memasak yang baik karena gizi dalam makanan tidak banyak yang hilang.

8. Stir-Frying- Metode menumis dengan stir frying membutuhkan sedikit minyak sehingga aman untuk kesehatan.

9. Gunakan Bumbu dan Rempah-rempah- Alami Gunakan rempah- rempah yang segar terlihat cerah dan tidak layu, dan tambahkan pada saat masakan telah matang.

Sumber artikel : dari berbagai sumber
Sumber foto: google
Menyangkut hal konsumsi memang tak bisa sembarangan. Karena dari sanalah berbagai kandungan gizi yang penting untuk tubuh didapat. Namun jika cara memasaknya salah maka sama juga, kamu hanya memakan ampasnya karena vitaminnya telah rusak. Untuk mengatasi hal tersebut, berikut solusinya, 7 cara memasak yang benar sehingga tetap sehat : 1. Menggunakan microwave Memasak dengan microwave mungkin yang paling sehat karena waktu memasaknya singkat sehingga kerusakan nutrisi lebih sedikit. Bahan makanan yang dimasak dengan microwave memang bisa menjadi kering, tetapi hal ini bisa dicegah dengan menambahkan sedikit air sebelum dipanaskan. Pastikan pula Anda menggunakan tempat makanan khusus untuk microwave. 2. Merebus Untuk merebus sayur anda hanya perlu menambahkan air dan sedikit garam. Namun jangan merebus denan suhu yang tinggi dan jumlah air yang banyak agar vitamin pada sayuran yang direbus tak larut. Sayur yang baik jika dimsaka dengan direbus adalah wortel, brokoli, atau zucchini (sayuran mirip mentimun hijau). 3. Mengukus Hampir semua jenis bahan makanan, mulai dari sayuran sampai ikan cocok dikukus. Dengan metode memasak ini rasa asli dan nutrisi makanan tetap terjaga. Tanpa larut di air vitaminnya pun masuh utuh didalam sayur. 4. Merebus dengan sedikit air Merebus dengan sedikit air (poaching) adalah cara yang direkomendasikan untuk makanan seperti ikan, telur, atau buah. 5. Membakar Pembakaran adalah cara yang dianjurkan untuk memasak daging yang dipotong, seperti sate. Untuk sayur sendiri tidak semua bisa terasa enak karena efek bau terbakar. 6. Memanggang Memanggang adalah cara yang dianjurkan untuk mendapatkan rasa daging yang tetap segar dan empuk. Tetapi beberapa riset menyebutkan cara memasak ini bisa meningkatkan risiko kanker pankreas dan kanker payduara. Memanggang di suhu tinggi akan menghasilkan reaksi kimia antara lemak dan protein dalam daging sehingga menghasilkan toksin yang akan merusak keseimbangan antioksidan dalam tubuh. Hal ini diketahui akan memicu diabetes dan penyakit kardiovaskular. 7. Menumis Metode pemasakan ini hanya memerlukan sedikit minyak. Hampir sebagian besar bahan pangan cocok dimasak dengan cara ini. Menumis juga tak perlu terlalu lama, masukan sayur jika minyak sudah panas dan tiriskan sayur jika sudah layu jangan menunggu hingga matang karena kandungan gizinya sudah minim. 8. Tidak dimasak Pola makan makanan mentah (raw food) atau kerab disebut lalapan sedang populer belakangan ini. Tinggal mencuci bersih sayur atau buah, dan langsung dimakan vitamin akan langsung terserap tubuh tanpa diproses apapun (fresh).

Read more http://www.infospesial.net/23656/7-cara-memasak-yang-benar-sehat/
Menyangkut hal konsumsi memang tak bisa sembarangan. Karena dari sanalah berbagai kandungan gizi yang penting untuk tubuh didapat. Namun jika cara memasaknya salah maka sama juga, kamu hanya memakan ampasnya karena vitaminnya telah rusak. Untuk mengatasi hal tersebut, berikut solusinya, 7 cara memasak yang benar sehingga tetap sehat : 1. Menggunakan microwave Memasak dengan microwave mungkin yang paling sehat karena waktu memasaknya singkat sehingga kerusakan nutrisi lebih sedikit. Bahan makanan yang dimasak dengan microwave memang bisa menjadi kering, tetapi hal ini bisa dicegah dengan menambahkan sedikit air sebelum dipanaskan. Pastikan pula Anda menggunakan tempat makanan khusus untuk microwave. 2. Merebus Untuk merebus sayur anda hanya perlu menambahkan air dan sedikit garam. Namun jangan merebus denan suhu yang tinggi dan jumlah air yang banyak agar vitamin pada sayuran yang direbus tak larut. Sayur yang baik jika dimsaka dengan direbus adalah wortel, brokoli, atau zucchini (sayuran mirip mentimun hijau). 3. Mengukus Hampir semua jenis bahan makanan, mulai dari sayuran sampai ikan cocok dikukus. Dengan metode memasak ini rasa asli dan nutrisi makanan tetap terjaga. Tanpa larut di air vitaminnya pun masuh utuh didalam sayur. 4. Merebus dengan sedikit air Merebus dengan sedikit air (poaching) adalah cara yang direkomendasikan untuk makanan seperti ikan, telur, atau buah. 5. Membakar Pembakaran adalah cara yang dianjurkan untuk memasak daging yang dipotong, seperti sate. Untuk sayur sendiri tidak semua bisa terasa enak karena efek bau terbakar. 6. Memanggang Memanggang adalah cara yang dianjurkan untuk mendapatkan rasa daging yang tetap segar dan empuk. Tetapi beberapa riset menyebutkan cara memasak ini bisa meningkatkan risiko kanker pankreas dan kanker payduara. Memanggang di suhu tinggi akan menghasilkan reaksi kimia antara lemak dan protein dalam daging sehingga menghasilkan toksin yang akan merusak keseimbangan antioksidan dalam tubuh. Hal ini diketahui akan memicu diabetes dan penyakit kardiovaskular. 7. Menumis Metode pemasakan ini hanya memerlukan sedikit minyak. Hampir sebagian besar bahan pangan cocok dimasak dengan cara ini. Menumis juga tak perlu terlalu lama, masukan sayur jika minyak sudah panas dan tiriskan sayur jika sudah layu jangan menunggu hingga matang karena kandungan gizinya sudah minim. 8. Tidak dimasak Pola makan makanan mentah (raw food) atau kerab disebut lalapan sedang populer belakangan ini. Tinggal mencuci bersih sayur atau buah, dan langsung dimakan vitamin akan langsung terserap tubuh tanpa diproses apapun (fresh).

Read more http://www.infospesial.net/23656/7-cara-memasak-yang-benar-sehat/

1 komentar:

  1. Setelah poaching ada kemungkinan pancinya bakal meninggalkan noda hitam membandel. Tapi, tenang sudah dishare tips menghilangkan noda hitam itu di http://bit.ly/1m4zxvc . Maka memulai membersihkan noda hitam membandel itu dengan cara yang tepat.

    BalasHapus