Hari-hariku

Minggu, 30 September 2012

Kamu adalah anugrah terindah dari Tuhan


Ada sesuatu hal yang begitu mendorongku untuk menulis ini....ketahuilah,betapa perasaan ini begitu meluap...menjadikanku tak mampu untuk tetap berdiam menyimpannya..percayalah, bukan untuk mengumbar keadaanmu, sayangku... kau boleh menyebut  ini sebagai surat cintaku untukmu...
Sebab Hampir ditiap aktivitasku sehari hari aku mengingat wajahmu, dan selalu merindukanmu.ketahuilah sayangku, betapa aku ingin kita bisa saling bicara berdekatan wajah. Kuingin kau berbicara mengutarakan apa yang ada dalam hatimu dan apapun yang kau rasakan...senang...takut...atau sakit....please God,i want to hear it from her....
kuingin kau juga tahu kalau aku begitu mencintaimu...
Engkau adalah malaikatku...gadis kecil yang Tuhan titipkan sebagai anak pertama bunda dan ayah..ANJANIku sayang...
ada kesedihan setiap kali mengingat penyakit yang menderamu diusia dini..membuatmu masih harus berjuang sembuh karenanya, sampai hari ini. Hanya harap yang begitu besar yang aku dan ayahmu sampaikan selalu kepada Tuhan kita, semoga engkau mendapatkan yang terbaik anakku...bukan hanya harapan, namun kami kan selalu berusaha semampu yang bisa kami lakukan, selebihnya kami berserah pada Tuhan kita nak...
bunda sayang kamu...banyak mimpi akan hal-hal didepan tentangmu..i hope its will became true..
akan apa yang menimpamu..hati ini terasa begitu perih sebagai seorang ibu , namun begitu bahagia karena telah memilikimu nak...sampai kapanpun kau tetap kan menjadi hartaku, anugrah terindah dari Tuhan untuk kami...terima kasih untuk setiap senyum dan tawamu yang selalu menjadi semangat hari hari kami....LOVE U ALWAYS


My little Angel, Anjani




Ketika diri sendiri, bahkan nyawa..menjadi tidak berarti lagi..dan bisa ditukar dengan kebahagiaanmu...adakah yang bisa menjelaskan hal ini...

Dan Ketika diri sendiri menjadi begitu berarti untuk tetap ada dan tetap hidup hanya untuk menemanimu dalam hidup, adakah yang bisa menjelaskan hal ini...

Jika barang termahal pun bisa terhempas jatuh saat mendengar jerit rasa tidak amanmu, adakah yang bisa menjelaskan hal ini...

Membiarkanmu pergi, disaat kau begitu butuh aku, dan aku pun selalu butuh engkau...apakah mulut dan perasaan ini mampu untuk menjelaskan...
bibir kelu, hati perih dan rindu...namun berharap ditempat sana, semua perkembangan terbaik bisa kau dapatkan, putri kecil....
Percayalah, semua yang terbaik akan kulakukan untukmu...berserah pada Tuhan, dan percaya ada mujizat kelak.AMIN

i luv u...

An Angel ( Special for my best friend, Yusnita Kadir )


Langsing, cantik, super modis, cerewet..hmmmm...begitulah kira-kira kugambarkan dirimu.Benar tidak ? hihihi

Masih teringat pertama kali aku memasuki kelas Akuntansi di Amik Profesional..pas semester satu..acara perkuliahan sudah dimulai kira-kira sebulan. Yeah, aku telat mendaftar...gara-gara masih terbayang-bayang dengan keinginan tuk jadi perawat...so masih berpikir beribu ribu kali tuk masuk jurusan akuntansi. Oh my God...debet kredit  kan jadi bagian hidupku ? phew.... @.@ . Ampe ga terasa waktu tuk berpikir dah habis dan memaksa tuk masuk dengan segera kesalah satu perguruan Tinggi, swasta tentunya..karna memang tak ada jalan lagi untuk melanjutkan kuliahku yang berantakan di STIK Makassar, ataupun memulai kuliah disalah satu Akademi Keperawatan yang lain...
Yah, mentoknya kupilih Amik Profesional dengan pertimbangan dari segala sisinya, dari sisi pekerjaanku, sisi waktuku, sisi keuanganku, dan sisi sisi yang lain...dan jadilah aku  mahasiswa yang masuk di pendaftaran gelombang ke 3..Dan ternyata tempat ini mempertemukanku denganmu ! :)

Semua teman-teman sudah pada belajar waktu itu...dan otomatis aku terlambat beberapa mata kuliah. Dengan segera harus kudapatkan catatan ketertinggalanku dari antara teman-teman kita. Dan entah kenapa, dan bagaimana ceritanya sampai aku bisa menjadi begitu akrab dengan dirimu. Yang menjadi kesan pertama saat mulai berteman denganmu adalah...Seorang wanita karir yang nampak elegan dengan pakaian kantor yang selalu melekat dipakai kekampus...dan bisa ditebak, kau tak pernah mandi saat berangkat kuliah...hehehe

Semua berjalan seperti apa adanya, tidak berbeda dengan persahabatan dunia anak-anak SMA,  Belajar, Main, ngumpul-ngumpul...Namun tetap dengan aktivitas rutin kita yang membedakan dengan anak ABG, bekerja.

Aku jadi kangen neh sama kamu..Jadi keingat ma julukan teman-teman buat kita, GIFO...hahaha...ingat ga waktu kita juga tengkaran sampai beberapa kali hingga kita lulus...hihihi...baru nyadar betapa tidak dewasanya aku saat itu..padahal kamu sudah menjadi sahabat yang baik, sangat baik malah..walaupun rada cerewet :P . Waktu aku terpuruk, kamu hadir sebagai tempatku tuk menumpahkan segala problemaku. Dan bahkan saat percaya pada diri sendiripun tak bisa lagi kulakukan...kamu tetap ada memberi segala solusi buatku.Makacih..

bukan lebay..tapi ku ingin bilang...u like An Angel when im falling in the dark..

Beberapa menit lagi hari ini akan pergi...namun tak akan pergi ingatanku akan apa yang spesial hari ini...Your birthday !!
Dan aku ingin mengucapkan...Selamat ulang tahun sahabat terbaikku,Itha. Wish u all the best..Segala yang terbaik Tuhan beri buatmu. Amin.

Tentangku atas pindahan rumah T_T


Sebidang tanah yang berukuran kecil yang tak seberapa luasnya mungkin akan membuatku rindu...yeah...aneka bunga meskipun bukan bunga-bunga yang mahal dikalangannya telah berhasil kubuat tumbuh dan berbunga disitu...walaupun akhir akhir ini, semenjak dedek lahir, jarang terjamah oleh rawatan tanganku lagi dan hmmmm...disisi kanan kiri mereka juga telah ada yang mendampingi...rumput rumput hijau yang bergoyang...hihihi...tapi mereka  tetap mempesonakan bagian depan rumah yang bukanlah rumah milikku..

Dalam waktu yang tidak sampai 4x24 jam lagi...tempat ini akan kami tinggalkan..setidaknya begitulah kata kepala keluarga dalam rumah ini,suamiku..oh no...pindahan ? artinya...uhhhh...tidak terpenting soal taman bunga...toh ditempat baru juga ada sebidang tanah kecil bisa menjadi tempatku mengeksplor hobby menanam bunga. Tapi keakraban dengan para tetangga membuat kaki ini terasa berat tuk melangkah pergi dari sini..
Oh God, You know what's make me like to be here...dukungan moril terhadap setiap perkembangan dan pertumbuhan anakku Anjani aku dapat dari mereka..para tetanggaku yang baik hati...
May i'll get it at new place?...

Okeylah...sejuta kebimbangan, keraguan, yang senantiasa menari nari di kepalaku...takkan merubah kenyataan dan jalan yang memang harus aku lalui sebagai garis sang Ilahi. Takkan ku berontak akan hal ini...toh semua orang yang sempat menyinggahi noteku ini mungkin juga beranggapan bahwa hal ini tak nampak sebagai suatu kegusaran yang berat...maybe this is just syndrome pra pindahan rumah ye pemirse :D

Yang terpenting adalah 4 anggota keluargaku tetap ada disisi kanan, kiri, atas dan bawah dalam hidupku...walah ! kok ikut juga ya kata 'dibawah'...hehe...ralat ding !...ada bersamaku selalu lah ya... :)
Ada sebuah lagu kristiani liriknya begini : "gereja bukanlah gedungnya...dan bukan pula menaranya...bukalah pintunya lihat didalamnya...gereja adalah orangnya..."  Yippiiii...jadi keingat nih masa-masa sekolah minggu dulu..waktu masih imut kek marmut :P
Ya, seperti itulah kurasa...sekalipun gedung tetap kami butuhkan sebagai tempat tuk berteduh, namun bukan bangunan yang utama menjadi rumahku...tapi isi didalamnya...yaitu orang-orang yang tinggal didalamnya...suami dan anak-anakku merekalah rumah hatiku..(sang suami jangan kegeeran...tar pingsan ! memang ya kok kita jadi lalap romantis kalo abis berantem....hehehe)

dulu aku punya mimpi memiliki rumah kecil yang bersih serba hijau...penuh bunga dihalaman depan dengan sebuah sungai kecil dibelakang rumah...begitu asri..begitu sejuk...lengkap dengan binatang-binatang peliharaan yang lucu lucu...marmut, kelinci,anjing, burung, ayam...bolehlah ditambah seekor beruang...asal beruangnya baek ga galak..wuih..(selera rumah rumah didesa yah...hihiihihi)
tapi banyak pembelajaran yang kulewati membuat mimpiku itu jadi tak berarti lagi ketika Tuhan menempatkan orang-orang terkasih didekatku. Guru ! Mereka guru-guruku...tempat aku belajar banyak hal.

Takkan mungkin aku bisa lupa...saat muncul pembelajaran penting...tentang penyerahan diri seutuhnya akan segala kehendak sang Ilahi tepat diusia anak tertuaku Anjani yang ke-5 bulan. Diusia rawan itu, gadis kecilku harus melawan penyakit mengerikan yang serasa belum pantas didapat oleh tubuh montoknya yang mungil.Hati berontak...tiap saat mulut penuh doa minta penyembuhan dari Tuhan..penuh ambisi akan kesembuhan dia...segala cara...baca sini baca sana, bahkan sempat membuncah emosi yang negatif terhadap dokter-dokternya ketika keadaannya malah semakin memburuk..namun disaat pasrah dan berserah sepenuhnya, menyerahkan segala kehidupan Anakku Anjani padaNya...justru disaat itu Anjani sembuh ! Oh God, i believe...everything will be fine when surrender to You is mine..
Dan didalam tanganMu lah layaknya kami menyerahkan segala sesuatunya, sebab sesungguhnya kami hanyalah manusia yang tiada daya tanpaMu.

Pelajaran berikutnya, rasa syukur harus menemani sepanjang jalan hidup...bahkan disaat begitu sulit untuk bersyukur sekalipun..tentang diagnosa dokter sebagai efek sakit 1 tahun yang lalu itu,membuat telat motorik anakku Anjani dan sekarang ini Dia harus fisiotherapy tuk mengejar telat itu. Ini membuat hatiku begitu kecil dan terasa lemah tuk melewatinya...namun masih banyak hal yang patut disyukuri ketimbang tinggal merenungi yang telah terjadi. Apalagi perkembangan anakku Anjani dari hari kehari semakin meningkat dan begitu membahagiakan kehadirannya dalam rumah hatiku...,apalagi tawa dan ocehannya yang begitu lucu, tak mampu lagi memberi sedikitpun ruang, waktu dan kesempatan untuk hadirkan rasa tak bersyukur...

Dan tak kalah pentingnya ketika aku belajar dengan keadaan rumahku...tak kulihat hidupku berkelimpahan namun selalu kudapati Tuhanku selalu mencukupkan dalam segala sesuatunya.

Begitu banyak pelajaran yang kudapat dari orang orang dalam rumahku...dan takkan cukup waktu semalaman untuk menulisnya....kalo ditulis semua, wah...nanti mataku jadi kek mata panda...lebam itam karna ga tidur...ih ga mau lah yah ... hehe

Biarlah dirumah mana saja...yang penting isi didalamnya tetap terboyong rame rame menyatu dalam satu tempat...dan ini akan menjadi mimpi terindahku sepanjang masa...